Minggu, 19 Januari, 2020
Informasi Damai
Archives by: Ahmad Kamil

Ahmad Kamil

Ahmad Kamil Posts

Bangun Generasi Toleran dengan Pendidikan Agama Substantif!

Bangun Generasi Toleran dengan Pendidikan Agama Substantif!
Suara Kita
Penyangkalan dan penegasian terhadap liyan adalah dua sikap yang menghinggapi sebagian besar anak bangsa saat ini. Penyangkalan ini terlihat dengan menganggap bahwa hanya kelompoknya saja yang benar, yang lain adalah salah. Akibatnya, penegasian terhadap orang/kelompok lain dengan memberikan cap kafir, sesat, bidah, masuk nereka, sembari diiringi tindakan ujaran kebencian, hoax, caci-maki menjadi hal yang lumrah dijumpai, terutama di media sosial. Kedua sikap ini mengakibatkan dis-harmoni: kedamaian rusak, rasa persaudaraan hilang, ...
Read more 2

Manusia, Khalifah Penjaga Kelestarian Alam

Manusia, Khalifah Penjaga Kelestarian Alam
Suara Kita
Minggu-minggu ini, beberapa wilayah Indonesia terkena banjir. Jabotabek sebagai daerah terparah. Akibat kepungan banjir, hampir semua aktivitas masyarakat berhenti, dan total kerugian diperkirakan Rp 1 triliun (kompas, 3/1/20). Banyaknya bencana di negeri ini, tidak lepas dari ulah tangan manusia itu sendiri. Tidak ada keseimbangan alam, penggundulan hutan, pembakaran lahan, dan sederet tindakan destruktif dan pencemaran lingkungan lainnya. Dalam konteks inilah, kita perlu taubat ekologis, yakni taubat untuk kembali memfungsikan manusia ...
Read more 1

Keluar dari Lingkaran Intoleransi

Keluar dari Lingkaran Intoleransi
Suara Kita
Adalah sebuah fakta, bahwa orang-orang intoleran itu sejatinya hanya segelintir orang, tetapi mereka terorganisir. Sedikit, tetapi berisik. Sebaliknya, pihak yang mendambakan perdamaian berada dalam jumlah yang banyak, tetapi tidak bisa berjamaah. Mayoritas, tetapi diam. Gemerlap kamajuan informasi dan teknologi ditambah penetrasi dari media sosial membuat manusia bisa mencukupi dirinya sendiri. Apa-apa yang diinginkannya tinggal klik, sudah tersedia di depan mata. Efek paling nyata adalah pudarnya budaya gotong royong di tengah-tengah ...
Read more 0

Jihad Membingkai Nasionalisme di Era Digital

Jihad Membingkai Nasionalisme di Era Digital
Suara Kita
Era sekarang adalah era digital. Semua serba cepat, on-line dan instan. Hanya dengan ngeklik di smartphone semua kebutuhan manusia hampir terpenuhi, baik itu sandang, pangan, transportasi, maupun kebutuhan komunikasi. Pendek kata, internet telah memberikan semuanya kepada milenial. Dalam hal ini, peran negara “hampir-hampir” sudah digantikan oleh internet. Belum lagi dikaji –seperti diungkapkan Mahfud MD (2018) –jika era digitalisasi berbasis skill dan otak, sementara nasionalisme sebagai ekspresi bela negara justru berbasis ...
Read more 1

Daerah Perbatasan dan Urgensitas Wawasan Nusantara

Daerah Perbatasan dan Urgensitas Wawasan Nusantara
Suara Kita
Daerah perbatasan sebuah negara merupakan hal yang paling penting dijaga, demi eksistensi sebuah negara. Bela negara yang secara tersurat dalam UUD 1945 Pasal 27-30 juga UU No. 3 Tahun 2002 merupakan hak dan kewajiban setiap anak bangsa. Menjaga daerah perbatasan tentu tidak boleh berhenti pada tataran fisiknya saja, melainkan harus masuk ke dalam ranah terpenting, yakni non-fisik. Non-fisik yang dimaksud di sini adalah menjaga loyalitas, kesetiaan, nasionalisme, serta berusaha agar ...
Read more 2

Ormas Moderat Harus Bersatu Melawan Radikalisme

Suara Kita
Narasi kebencian, intoleran, dan radikalisme semakin menguat di tengah masyarakat. Catatan Kontras (14/11/2018) menunjukkan, bahwa intimidasi dan kekerasan atas nama agama masih terus meningkat dan berulang-ulang dari tahun ke tahun. Budaya damai dan saling memahami menjadi terpinggirkan. Fenomena ini menjamur seiring dengan munculnya organisasi-organisasi berhaluan keras, tak mengakui Pancasila, dan bercita-cita mengubah NKRI. Terbukanya pintu kebebasan berpendapat dan berserikat dijadikan oleh beberapa oknum ormas untuk kembali lagi memperjuangkan ide-ide khilafah, ...
Read more 0

Radikalisme dan Imunisasi Ideologi Pancasila

Pancasila dan Fiqih Prioritas Menjaga NKRI
Suara Kita
Wabah radikalisme sudah merebak kemana-mana. Radikalisme berbentuk takfiri, jihadi, dan ideologi-politik. Takfiri adalah suatu sikap atau tindakan yang meng-kafir-kan pihak lain yang tidak sejalan dengan golongannya. Radikalisme bentuk ini bisa ditanggulangi dengan memberikan materi akan pluralitas agama dan keragaman pemahaman keagamaan. Radikalisme berbentuk jihadi, yakni aksi-aksi terror dan kekerasan yang diklaim dengan jihad. Radikalisme ini bisa ditanggulangi dengan menangkap para pelakunya, densus 88 bisa dimaksimalkan, dan BNPT bisa melaksanakan kontra-radikalisasi, ...
Read more 2

Cegah Generasi Bangsa dari Indoktrinasi Radikalisme

Cegah Generasi Bangsa dari Indoktrinasi Radikalisme
Suara Kita
Kasus bom bunuh diri di Medan yang dilakukan oleh anak muda menunjukkan bahwa indoktrinasi radikalisme masih sangat rawan merasuki generasi bangsa. Anak muda yang seharusnya sibuk menyiapkan dirinya untuk menjadi pemimpin masa depan, terjebak pada lingkaran kekerasan. Kekhawatiran  terhadap radikalisme yang merasuki anak-naka muda medapat bukti di lapangan. Setara Institute (31/05/2019) meluncurkan hasil riset yang menunjukkan, bahwa beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) terpapar gerakan radikalisme agama. Anak muda sebagai generasi ...
Read more 2

Imbauan Salam MUI, Intoleransi, dan Keberagamaan Kita

Imbauan Salam MUI, Intoleransi, dan Keberagamaan Kita
Suara Kita
Minggu ini, MUI Jawa Timur mengeluarkan imbauan Nomor 110/MUI/JTM/2019 tentang tidak perlunya bagi umat Islam terutama pejabat publik menggunakan salam lintas agama.  Pengucapan salam lintas agama bagi MUI Jatim bukan sekadar basa-basi, melainkan itu adalah doa. KH Abdusshomad Buchori, selaku ketua MUI Jatim menyatakan, “Umat Islam cukup mengucapkan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pengucapan salam pembukaan dari semua agama yang dilakukan oleh umat Islam adalah perbuatan baru yang merupakan syubhat, yang tidak ...
Read more 0

Merajut Perdamaian di Tengah Maraknya Politik Identitas

Merajut Perdamaian di Tengah Maraknya Politik Identitas
Suara Kita
Pemilu dan pilpers sudah usai, tetapi ujaran kebencian belum selesai. Para kontestan sudah berdamai, tetapi pendukungnya di akar rumput masih memproduksi hoax serta masih terjadi resistensi. Rekonsiliasi sudah terjalin, tetapi sakit hati sebab jagoannya kalah belum terobati. Semua terjadi akibat politik identitas selama ini dijadikan sebagai senjata. Politik identitas adalah politik yang membedakan. Aku versus engkau. Kami versi kalian. Kita versus mereka. Semuanya tersekat dalam batas-batas yang ditentukan. Batas-batas itu ...
Read more 1
Translate »