Kamis, 14 November, 2019
Informasi Damai
Archives by: Hamka Husein Hasibuan

Hamka Husein Hasibuan

Hamka Husein Hasibuan Posts

Ruang Publik, Toleransi, dan Upaya Saling Memahami

Ruang Publik, Toleransi, dan Upaya Saling Memahami
Suara Kita
Hubungan yang damai, toleran, dan penuh kedekatan merupakan idaman setiap insan. Akan tetapi, di tengah gemerlap kemajuan teknologi, di tambah lagi adanya penetrasi media sosial, setiap insan dalam konteks tertentu lupa akan cita ideal itu. Membangun toleransi, kesalingpahaman, dan bentuk ke-saling-an yang lain adalah model dalam hubungan berbangsa dan bernegara. Egoisme dan individualisme yang merebak menjadi salah satu pemicu maraknya tindakan yang jauh dari kata kesalingpahaman. Orang hanya memikirkan diri ...
Read more 2

Umat, Konsep Kesetaraan, dan Platform Bersama

Umat, Konsep Kesetaraan, dan Platform Bersama
Suara Kita
Kaum Islamisme sering mereduksi –bahkan tak jarang membajak –konsep ummat yang egaliter dan inklusif itu. Ummat adalah konsep yang membasiskan penilaian terhadap manusia berdasarkan kualitas kesadarannya akan Tuhan (taqwa), bukan berdasarkan ras, keturunan, jenis kalamin, kekayaan, atau warna kulit. Akan tetapi, keegaliteran dan keinklusifan konsep ummat itu dimanipulasi oleh Islam politik demi kepentingan politik pragmatis mereka. Bagi mereka, disebut ummat adalah hanya golongan mereka saja, di luar itu bukan ummat. ...
Read more 1

Menjadi Pemuda Otentik Penangkal Radikalisme

Menjadi Pemuda Otentik Penangkal Radikalisme
Suara Kita
Pemuda otentik adalah pemuda yang mau menjadi dirinya sendiri. Asli, tidak dilumuri kemunafikan, dan tidak mau diintervensi apalagi disetir oleh pihak lain. Tujuan hidup manusia seperti ini adalah kebahagiaan. Hati nuraninya adalah patokan dalam bersikap, bertindak dan berperilaku. Persis inilah yang dilakukan oleh para pemuda pada Kongres Pemuda 1928. Dengan ikrar satu bangsa, satu bahasa, dan satu tanah air, dengan gelora yang tak bisa dibendung, para pemuda ini ingin menjadi ...
Read more 2

Otoritarianisme: Kritik Khalid Abou el-Fadl Terhadap Para Pembajak Agama

Suara Kita
Tindakan terorisme sering diklaim oleh para pelakunya sebagai kehendak Tuhan. Menurut mereka, apa yang mereka lakukan sudah sesuai dengan “kemauan” Tuhan. Bukan hanya sesuai dengan kemauan Tuhan, tetapi memang itulah tujuan dari teks wahyu yang diturunkan Tuhan. Mengklaim bahwa penafsiran –sebagai basis dari tindakan dan dan perilaku –sudah sesuai dengan kehendak, kemauan, dan tujuan Tuhan dalam bahasa Khalid Abou el-Fadl disebut sebagai otoritarianisme. Kritik Abou el-Fadl ini muncul, karena banyak ...
Read more 1

Melawan Radikalisme Secara Radikal

Melawan Radikalisme Secara Radikal
Suara Kita
Radikalisme sudah menjalar ke semua lini dan sisi kehidupan. Radikalisme saat ini tidak lagi pandang usia, ia bisa masuk ke mana saja, dari anak-anak sampai orang tua; dari kalangan tidak terdidik sampai kalangan terdidik; dari yang tidak paham agama sampai kepada yang paham dan tokoh agama; dari kalangan pra-sejahtera sampai kepada yang kaya-raya sekalipun. Radikalisme sebagai benih awal aksi terorisme kontemporer tidak lagi seperti radikalisme klasik. Radikalisme klasik mudah dideteksi ...
Read more 0

Pesta Demokrasi 2019: Letakkan Persaudaraan di Atas Pilihan Politik

Pesta Demokrasi 2019: Letakkan Persaudaraan di Atas Pilihan Politik
Suara Kita
Pemilihan umum  sebagai manifestasi demokrasi akan dilaksanakan secara serentak 17 April 2019. Beberapa bulan sebelumnya,  para kandidat –baik itu capres/cawapres, calon legislatif, partai politik –sibuk  berkampnye di satu sisi. Hal yang sama, masyakarakat juga mempromosikan jagoannya kepada khalayak ramai di sisi yang lain. Dalam proses panjang ini, tak jarang ekses-eksis negatif terjadi. Upaya menjatuhkan lawan, black campign, hoax, provokasi, ujaran kebencian, bahkan fitnah, tumbuh subur di tengah masyarakat, terutama di ...
Read more 1

Membumikan Pancasila: Amanat Untuk Generasi Milenial

Membumikan Pancasila: Amanat Untuk Generasi Milenial
Suara Kita
Pancasila adalah asas dalam bernegara, sumber dari segala sumber hukum, dan salah satu pilar penting dalam konstruksi bangunan Negara. Eksistensi Pancasila sama pentingnya dengan eksistensi Negara; tidak bisa dipisahkan, dan dicampakkan salah satunya. Keduanya ibarat ikan dan air; saling membutuhkan satu sama lain. Logika sederhana ini menunjukkan, bahwa membumikan dan memperkuat Pancasila sebagai bagian penting dari Negara adalah hal yang tidak bisa lagi ditawar-tawar. Ia harus segera dan sedini mungkin ...
Read more 1

Memutus Mata Rantai Nalar Teror Pasca ISIS

Memutus Mata Rantai Nalar Teror Pasca ISIS
Suara Kita
ISIS secara kelembagaan boleh saja sudah tumbang dan tersungkur hingga ke dasar, tapi tidak dengan nalarnya. Nalar dan lembaga adalah dua yang berbeda. Yang pertama adalah ibarat mesin yang bersifat abstrak yang tertanam di alam sadar manusia. Sementara yang kedua adalah perwujudan konkritnya di dalam dunia realita. Jika yang terakhir mudah dideteksi, dilacak, dan dibasmi, maka tidak dengan yang pertama. Ia sangat sulit dideteksi dan dibasmi kalau tidak dengan secara ...
Read more 1

Wanita Salehah Itu; Menangkal Radikalisme, Menyebar Kedamaian

Wanita Salehah Itu; Menangkal Radikalisme, Menyebar Kedamaian
Suara Kita
Konsep wanita salaheh selalu diidentikkan dengan wanita yang patuh, taat, dan bisa membahagiakan suami dan orang tuanya. Konsep ini tentu hasil ciptaan laki-laki, sudah usang dan ketinggalan zaman. Salaheh artinya adalah layak, baik, dan cocok. Artinya cocok untuk zamanya, layak untuk eranya, dan baik untuk masanya.  Ketiga kata ini menjadi kunci seorang perempuan disebut salehah. Perempuan yang berjuang menafkahi anak-anaknya disebut wanita salehah; perempuan yang memerangi butu huruf dinamai wanita ...
Read more 1

Merayakan Keragaman dan Perbedaan dalam Bingkai Bhineka Tuggal Ika

Merayakan Keragaman dan Perbedaan dalam Bingkai Bhineka Tuggal Ika
Suara Kita Video Damai
Keragaman adalah fitrah. Manusia sudah diciptakan berbeda sejak dari sono-nya: bersuku-suku, beragam bahasa, budaya, tradisi, etnis, dan agama. Ini adalah hukum universal; kapan dan di mana pun akan berlaku. Dengan begitu, orang yang tidak mengakuai keragaman, sama dengan menafikan kodrat kemanusian. Spirit inilah yang dilihat oleh para pendiri bangsa, bahwa Indonesia adalah tanah air dari berbagai manusia bumi Nusantara. Bumi Nusantara adalah milik semua dan dihuni oleh semua. Ia adalah ...
Read more 1
Translate »