Kamis, 16 Juli, 2020
Informasi Damai
Archives by: Mohammad Sholihul Wafi

Mohammad Sholihul Wafi

Mohammad Sholihul Wafi Posts

Obituari KH. Salahuddin Wahid: Membumikan Jihad Kebangsaan

Obituari KH. Salahuddin Wahid: Membumikan Jihad Kebangsaan
Suara Kita
Minggu (2/2), KH. Salahuddin atau lebih akrab dipanngil Gus Sholah menghembuskan napas terakhir. Tentu saja, wafatnya Gus Sholah bukan hanya menyisakan duka bagi keluarga dan santri Tebuireng dan Nahdlatul Ulama di mana ia banyak kerkiprah, namun juga seluruh bangsa Indonesia. Ini karena salah satu tokoh bangsa tersebut telah tutup usia. Sejak hari ini (2/2), kita tidak bisa lagi menyaksikan kiprah beliau dalam membumikan jihad kebangsaan ataupun kiprah-kiprah lainnya di bidang ...
Read more 0

Sejarah Kejayaan Masa Lalu dan Imajinasi Bangsa Beradab

Sejarah Kejayaan Masa Lalu dan Imajinasi Bangsa Beradab
Suara Kita
Di tengah beragam permasalahan kebangsaan di tengah masyarakat seperti korupsi, hoaks, radikalisme, dan ketidakpuasan rakyat akibat harga-harga yang kian melambung naik, muncul fenomena kerajaan-kerajaan baru yang akhir-akhir ini viral di media sosial. Kerajaan Agung Sejagat (KAS) di Purworejo, Kerajaan Jipang di Blora, Sunda Empire di Bandung, Kerajaan Warteg Bahagia di Depok merupakan beberapa kerajaan yang baru muncul di awal tahun 2020. Meskipun era kerajaan-kerajaan nusantara telah usai, fenomena ini menunjukkan ...
Read more 2

Peristiwa Viral dan Ujian Nalar Sehat Publik

Peristiwa Viral dan Ujian Nalar Sehat Publik
Suara Kita
Di era media sosial, semua orang bisa bebas berekspresi: memproduksi atau menyebar konten dan menjadi viral tampaknya lebih menjadi trendsetter dibandingkan mengungkapkan kebenaran. Nalar sehat publik pun diuji. Mengingat, kebohongan tampak lebih mengemuka dibandingkan aspek rasionalitas publik dalam mengelola informasi yang didapatkan. Kebenaran yang semestinya tidak dapat diuji dengan sejauh mana peristiwa tersebut menjadi viral, kini mengalami mengalami pendangkalan makna secara signifikan. Ini terlihat dari respon mayoritas netizen yang lebih ...
Read more 1

Sekolah Mendidik Budi Pekerti, Bukan Mengajarkan Intoleransi

Sekolah Mendidik Budi Pekerti, Bukan Mengajarkan Intoleransi
Suara Kita
Akhir-akhir ini sedang viral berita yang memaparkan bahwa AN, salah satu siswi di SMP IT Nur Hidayah, Solo, dikeluarkan dari sekolah sebab menjalin interaksi via media sosial dengan lawan jenisnya (Harian Jogja, 11/1/2020). Harus diakui bahwa peraturan sekolah yang sebenarnya bermaksud baik untuk memberikan pendidikan agar tidak terjadi pergaulan bebas di masa mendatang, akan tetapi mengeluarkan siswa sebab melanggar aturan apalagi yang tidak terkategori pelanggaran berat sehingga mencemarkan nama baik ...
Read more 2

Menjadi Khalifah Penebar Pesan Perdamaian

Menjadi Khalifah Penebar Pesan Perdamaian
Suara Kita
Dalam Alquran, Allah menyebut dua kali kata khalifah. Pertama, terdapat dalam surat al-Baqarah ayat 30,”Inni jaa’iunl fi al-ardh khalifah” dan yang kedua, terdapat pada surat al-Shad ayat 26,”Ya Dawud Inna ja’alnaka khalifah fi al-ardh“. Khalifah dapat diartikan sebagai pengganti atau wakil, dalam hal ini pengganti atau wakil Allah di muka bumi dan dapat diartikan juga sebagai pemimpin (Mahbub Siraj, 2018). Khalifah dalam arti wakil atau penerus, tentu saja tidak boleh ...
Read more 1

Tahun Baru dan Ikhtiar Merawat Persaudaraan Kebangsaan

Tahun Baru dan Ikhtiar Merawat Persaudaraan Kebangsaan
Suara Kita
Tahun 2019 sudah berlalu. Kini kita telah memasuki babak baru tahun 2020. Meski begitu, ini bukan berarti kita melupakan hal-hal besar yang terjadi di masa lalu. Karena rangkaian perjalanan hidup setiap manusia hidup adalah konstruksi dari masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Dan, guru yang paling berharga adalah pengalaman yang notabene hanya terjadi pada masa yang telah lalu. Oleh sebab itu, tidak dapat dimungkiri bahwa karena masa lalulah kita ...
Read more 2

Menguatkan Pendidikan Wawasan Kenusantaraan

Menguatkan Pendidikan Wawasan Kenusantaraan
Suara Kita
Setiap 13 Desember bangsa Indonesia memperingati Hari Nusantara. Momentum Hari Nusantara diprakarsai oleh Deklarasi Djoeanda atau sering dianggap sebagai Deklarasi Kemerdekaan Indonesia kedua pada 13 Desember 1957. Deklarasi tersebut berisi: “Segala perairan di sekeliling dan di antara pulau-pulau di Indonesia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari daratan dan berada di bawah kedaulatan Indonesia”. Peringatan deklarasi ini tentu saja sekaligus menjadi rambu-rambu pengingat bahwa Indonesia adalah negara yang secara teritorial meliputi ...
Read more 1

FPI, Pancasila dan Karakter Bangsa

FPI, Pancasila dan Karakter Bangsa
Suara Kita
Akhir-akhir ini polemik perpanjangan izin ormas FPI menjadi marak diperbincangkan di mana-mana. Pasalnya, meskipun ada pihak-pihak yang mendukung FPI tetap eksis, akan tetapi ada pula orang-orang yang menghendaki FPI bubar. Menurut mereka, semangat gerakan ormas FPI bertentangan dengan karakter bangsa karena tidak menempatkan Pancasila sebagai asas AD/ART organisasi, melainkan Islam. FPI juga dicurigai sebagai salah satu kelompok yang mengusung khilafah islamiyyah yang selama ini ditentang oleh pemerintah Indonesia karena berpotensi ...
Read more 0

Pancasila, Islamisme dan Moderasi Beragama

Pancasila, Islamisme dan Moderasi Beragama
Suara Kita
Indonesia merupakan negara dengan yang sangat majemuk. Dihuni beragam ras, suku, etnik, tradisi, budaya, dan agama. Dalam realitas majemuk itulah, agama Islam berkembang menjadi mayoritas agama yang dipeluk oleh warga negara Indonesia. Oleh karena itu, timbulnya konsepsi Islam tentang prulaitas adalah hal yang sangat wajar dan sangat perlu dipertimbangkan dengan sangat baik, dalam memetakan banyaknya konflik etno religius yang terjadi di Indonesia. Naasnya, persoalan yang paling rumit dalam diskursus keislaman ...
Read more 3

Memerdekakan NKRI dari Intoleransi Beragama

Memerdekakan NKRI dari Intoleransi Beragama
Suara Kita
Meski masyarakat Indonesia dikenal sebagai bangsa religius dan memegang teguh ajaran agama, namun anomali dalam praktik-praktik beragama masih saja begitu mudah dijumpai. Menjalankan agama dan kepercayaan secara merdeka hingga kini tampaknya hanya sebatas teks dalam konstitusi, belum ada kesadaran implementasi secara menyeluruh dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara. Tak heran, hari ini mudah sekali kita menemukan praktik-praktik intoleransi di ruang publik seperti media sosial dimana seseorang saling menghujat satu sama ...
Read more 1
Translate »