Minggu, 16 Agustus, 2020
Informasi Damai
Archives by: Rachmanto M.A

Rachmanto M.A

Rachmanto M.A Posts

Mencegah Intoleransi di Sekolah

Mencegah Intoleransi di Sekolah
Suara Kita
Manusia yang tercerahkan, bukan manusia yang merendahkan. Itulah salah satu output utama dari proses penyelenggaraan pendidikan. Baik pendidikan di sekolah, maupun pendidikan di rumah. Manusia yang telah mengalami pencerahan niscaya akan memancarkan kebaikan dalam kesehariannya. Dia menjadi sumber inspirasi dan teladan. Sebaliknya, pendidikan yang gagal akan menciptakan manusia-manusia yang gemar merendahkan. Ilmu yang didapatkan bukan semakin mendekatkan dirinya kepada tuhan sehingga bisa mengimplementasikan sifat-sifat tuhan. Tetapi justru menjadikannya sebagai orang ...
Read more 1

Wakil Tuhan, Bukan Wakil Iblis

Wakil Tuhan, Bukan Wakil Iblis
Suara Kita
Mahluk yang terbuat dari cahaya tersebut terlihat galau. Tuhan yang menciptakan mereka, akan menjadikan manusia sebagai wakilnya di muka bumi. Dalam benak malaikat, manusia adalah mahluk yang akan melakukan kerusakan dan menumpahkan darah. Sementara malaikat, tidak pernah berhenti memuji dan mensucikan penciptanya. Jika sudah jelas karakter manusia seperti itu, lantas untuk apa tuhan menjadikan manusia begitu spesial? Begitulah keraguan malaikat. Kebimbangan tersebut segera dijawab oleh Tuhan. Bahwa Dia Maha Mengetahui ...
Read more 1

Ulama dan Pendidikan Politik Kebangsaan

Ulama dan Pendidikan Politik Kebangsaan
Suara Kita
Ulama memiliki posisi strategis dalam konteks kebangsaan. Mereka tidak hanya berperan dalam mendidik umat dalam ruang lingkup pemahaman agama, melainkan juga dalam mengarahkan masyarakat sehari-hari. Segala perkataan dan perbuatannya adalah teladan yang perlu ditiru oleh pengikutnya. Termasuk komitmennya dalam menjaga Indonesia agar tetap aman, damai, dan sejahtera. Sejarah panjang bangsa ini menunjukkan, besarnya kontribusi ulama dalam merebut kemerdekaan. Ulama bahkan turun langsung mengangkat senjata bersama santri-santrinya. Perjuangan fisik dilalui dengan ...
Read more 0

Merayakan Demokrasi, Memperkuat Persaudaraan

Merayakan Demokrasi, Memperkuat Persaudaraan
Suara Kita
Puncak perayaan demokrasi di Indonesia sebentar lagi hadir. Dalam beberapa hari ke depan, rakyat Indonesia akan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menggunakan hak pilihnya untuk mencoblos calon presiden dan calon anggota legistatif 2019-2024. Berdasarkan data dari KPU, total pemilih di dalam negeri 190.779.969 jiwa. Sementara pemilih di luar negeri 2.086.285 jiwa. Jutaan pemilih ini memiliki tujuan yang sama, mendapatkan pemimpin yang mumpuni agar rakyat Indonesia semakin makmur dan sejahtera. ...
Read more 2

Masihkah Memimpikan Khilafah seperti ISIS?

Masihkah Memimpikan Khilafah seperti ISIS?
Suara Kita
Masjid Agung Al-Nuri, Mosul, Irak, menjadi saksi kecongkakan Abu Bakar al-Baghdadi. Pada 29 Juni 2014, di masjid tersebut, dideklarasikan kekhalifahan dan Abu Bakar mengangkat diri sebagai tertingginya. Wilayah mereka membentang dari Provinsi Diyala di Irak Timur hingga Aleppo di Suriah Utara. Siapapun bisa menilai, peristiwa ini merupakan salah satu lelucon terbesar yang hadir dalam peradaban manusia. Seseorang yang bukan siapa-siapa, tiba-tiba merasa punya hak untuk mengatur kehidupan kaum Muslim di ...
Read more 1

Perempuan Cerdas, Tangkal Kaum Radikalis

Perempuan Cerdas, Tangkal Kaum Radikalis
Suara Kita
Pemanfaatan perempuan oleh kelompok teroris semakin mengkhawatirkan. Perempuan, yang kehadirannya diharapkan mampu mendidik anak-anaknya menjadi manusia yang bermartabat dan bermanfaat, justru terlibat dalam penanaman nilai-nilai kebencian. Bahkan perempuan menjadi aktor langsung dalam aksi-aksi kekerasan. Kasus terakhir yang cukup menggemparkan, Rabu 13/3/2018, terjadi bom bunuh diri yang dilakukan oleh MSH alias S bersama dengan anaknya. S merupakan istri dari terduga teroris AH. Awalnya, polisi berniat membujuk S untuk menyerahkan diri. Tetapi ...
Read more 1

Merangkul Teknologi, Menguatkan Karakter

Merangkul Teknologi, Menguatkan Karakter
Suara Kita
Karakter merupakan hal yang sangat penting dilaksanakan dalam era digital. Semakin canggih teknologi, semakin kompleks potensi masalah yang dihadapi. Untuk mengatasinya, diperlukan benteng kokoh bernama karakter. Dan karakter akan terbentuk jika rutin dipupuk dan disiram melalui pendidikan. Kuatnya karakter berpengaruh signifikan bagi masa depan suatu bangsa. Negara yang dihuni oleh manusia-manusia berkarakter, niscaya akan menjadi bangsa yang kokoh dan berdaulat. Tidak mudah didikte dan memiliki kemampuan menentukan masa depannya sendiri. ...
Read more 2

Pers Melawan Hoax dan Permusuhan

Pers Melawan Hoax dan Permusuhan
Suara Kita
Bill Kovach dan Tom Rosenstiel (2001), dalam karyanya The Elements of Journalism, menjelaskan tentang 9 elemen dalam jurnalistik. Element tersebut adalah: Pertama, kewajiban pertama dari jurnalisme adalah menyampaikan kebenaran; kedua, loyalitas jurnalisme ditujukan untuk warga negara; Ketiga, esensi dari jurnalisme adalah disiplin verifikasi; Keempat, para jurnalis harus mempertahankan independensinya dari apa yang mereka liput; Kelima, para pelakunya harus menjaga independensi dan mengawasi kekuasaan; Keenam, jurnalisme harus menyediakan forum bagi kritik ...
Read more 1

Membersihkan Medsos dari Ujaran Kebencian

Membersihkan Medsos dari Ujaran Kebencian
Suara Kita
Salah satu penumpang gelap dari kehadiran media sosial adalah hate speech. Ujaran kebencian ini semakin digandrungi oleh sebagian masyarakat Indonesia. Mereka tidak sadar, bahwa ujaran kebencian bisa menjadi candu yang meracuni akal sehatnya. Kabut gelap kebohongan, yang kerap melekat pada postingan ujaran kebencian, menyebabkan seseorang terjebak dalam jeratan dusta. Tidak bisa membedakan antara realita dengan khayalan. Hidupnya pun akan dipenuhi dengan beragam ketakutan yang diakibatkan propaganda ujaran kebencian. Seperti bahaya ...
Read more 1

Muda-mudi Melawan Penjajahan Ideologi

Muda-mudi Melawan Penjajahan Ideologi
Suara Kita
Operasi Gagak (Kraii Operatie) dilancarkan Belanda pada 19 Desember 1948. Peristiwa ini dilakukan 3 tahun 4 bulan sejak Indonesia menyatakan diri sebagai negara yang merdeka. Agresi Belanda ini bertujuan menjadikan Indonesia kembali menjadi jajahan mereka. Tentu saja, rakyat Indonesia begitu marah dengan tindakan penjajah Belanda. Sehingga kembali harus mengangkat senjata. Saat Agresi Militer II tersebut, Presiden Soekarno dan Wapres Mohammad Hatta dibuang ke Bangka. Meskipun pemimpin bangsa ini diasingkan, tidak ...
Read more 0
Translate »