Jumat, 22 November, 2019
Informasi Damai
sara

sara

Habitus II: Musik Sebagai Sebentuk Deradikalisasi

Habitus II: Musik Sebagai Sebentuk Deradikalisasi
Suara Kita
Adalah Friedrich Wilhelm Nietzsche yang kali pertama menyatakan bahwa musik tak sekedar rangkaian nada yang terstruktur yang memiliki fungsi menghibur. Dalam sebuah film, When Nietzsche Wept (2007), terdapat adegan dan sepenggal gumam dari sang tokoh utama yang tengah ekstase dalam alunan musik, Nietzsche, “Wagner you’ve made music sick!” Hubungan Nietzsche dan Richard Wagner, seorang komponis ternama, pernah terjalin bagus ketika sang filosof godam tersebut masih terpengaruh oleh pesimisme Arthur Schopenhauer. ...
Read more 0

Sunan Bonang, Syair Tombo Ati dan Warisan Toleransi

Sunan Bonang, Syair Tombo Ati dan Warisan Toleransi
Suara Kita
Percaya atau tidak, beberapa tahun terakhir kerap kali agama digunakan sebagai salah satu dalih untuk menganggap kebenaran suatu kelompok dan menganggap golongan lain salah. Sebenarnya doktrin yang seperti inilah yang mencederai kerukunan dalam beragama. Tidak masalah mencintai apa yang kita anut, tetapi menjadi salah apabila disuruh untuk membenci orang yang berbeda. Pandangan semacam inilah yang seharusnya diluruskan kembali, bahwa hadirnya sebuah agama sebenarnya bukan untuk memecah belah, mengajak bermusuhan, dan ...
Read more 1

Post-Radikalisme dan Islam Emansipatoris

Post-Radikalisme dan Islam Emansipatoris
Suara Kita
Radikalisme tengah menjadi terma yang diperdebatkan belakangan ini. Polemik terjadi tidak hanya di kalangan intelektual, tokoh agama, dan politisi, namun juga di masyarakat umum. Pangkal polemik itu bermula dari perdebatan tentang definisi radikalisme, bagaimana mengidentifikasi kelompok radikal, serta bagaimana menumpas radikalisme hingga ke akarnya. Jika dicermati, debat publik seputar radikalisme itu terkesan melompat-lompat, tidak subtansial dan jalan di tempat. Sebagian masyarakat kukuh berpendapat bahwa radikalisme adalah istilah yang berkonotasi positif. ...
Read more 1

Mencegah Budaya Kekerasan dan Radikalisme dengan Kembali ke Peradaban Bahari

Mencegah Budaya Kekerasan dan Radikalisme dengan Kembali ke Peradaban Bahari
Suara Kita
Tindakan kekerasan di masyarakat sudah pada level sangat mengkhawatirkan. Fenomena main hakim sendiri, aksi kekerasan, dan tindakan anarkis sudah masuk ke dalam hampir semua lini kehidupan. Mulai dari keluarga, sekolah, organisasi, perguruan tinggi, hingga  ruang publik. Mengapa bangsa yang dulunya dikenal adem, santun, suka kedamaian, kita berubah drastis menjadi bangsa yang suka marah, dikit-dikit demo, tak bisa memaafkan, dan kekerasan dijadikan jalan keluar? Dalam acara Mufakat Budaya Indonesia 2019 di ...
Read more 0

Menyoal Orang Muda dan Musuh Imaginer Bersamanya

Menyoal Orang Muda dan Musuh Imaginer Bersamanya
Suara Kita
Belakangan ini fenomena menguatnya agama dalam ruang publik menjadi sebuah hal yang menghebohkan banyak pihak. Kehebohan ini hadir dalam bentuk yang beragam, salah satunya adalah dengan derasnya arus yang mengalir yang membuat kaum muda menjadi bagian yang mesti mendorongkan arus perubahan dengan mengedepankan identitas keagamaan tertentu di ruang publik. Sekilas hal ini merupakan gambaran ideal yang tentunya mesti didukung, sebab kita melihat bagaimana orang muda turut serta di jalan agama. ...
Read more 0

Falsafah Keselarasan dan Pencegahan Radikalisme

Falsafah Keselarasan dan Pencegahan Radikalisme
Suara Kita
Salah satu falsafah hidup para pendahulu kita adalah keselarasan. Keselaran dengan manusia, alam, dan Tuhan. Ketika ketiga komponen ini selaras, maka akan muncul kedamaian dan harmoni. Sebaliknya, jika tidak ada keselarasan, maka akan timbul dis-harmoni dan kekacauan. Bagi nenek moyang kita dulu, keselarasan itu bukan diciptakan, melainkan dirawat. Sebab, keselarasan itu sudah ada sejak dari sono, maka yang diperlukan adalah sikap dan perbuatan untuk selalu menjaganya. Falsafah hidup inilah yang ...
Read more 1

Gusti Mangkunegara VII Mendidik Remaja

Gusti Mangkunegara VII Mendidik Remaja
Suara Kita
Semasa menahkodai Kota Surakarta, Pak Jokowi memakai (baca: meniru) pola kerja yang diterapkan Gusti Mangkunegara VII (1916-1944), yakni mider praja. Saban Jumat, ia bersepeda bersama jajarannya dan bersemuka dengan warga kampung dalam program mider praja. Kenyataannya memang bagus, mantan juragan mebel tersebut dekat dengan masyarakat akar rumput dan mengetahui segudang persoalan di tingkat akar rumput. Dewasa ini perlu dihidangkan sepucuk kisah Mangkunegara VII yang menarik untuk dijadikan inspirasi Presiden Jokowi ...
Read more 0

Pola Doktrin Radikalisme yang Perlu Diketahui!

Pola Doktrin Radikalisme yang Perlu Diketahui!
Suara Kita
Generasi bangsa menjadi aset paling berharga bagi negara. Karena generasi bangsa sebagai aset, maka perlu pengelolaan dan penjagaan. Masyarakat dan pemerintah memiliki kewajiban menjaga serta membentengi generasi bangsa dari serangan doktrin radikalisme. Jangan sampai generasi bangsa terjangkit paham radikalisme. Bagaimanapun caranya, apapun usahanya, radikalisme harus dilawan bersama-sama. Radikalisme terjadi karena ada pedangkalan terhadap dalil-dalil jihad. Sayyid Bakri bin Sayyid Muhammad Syatha Ad Dimyati Asy-Syafi’i berpendapat soal jihad dalam kitab ‘Hasyiyah ...
Read more 1

Spiritualisme Versus Radikalisme

Spiritualisme Versus Radikalisme
Suara Kita
Radikalisme bukanlah fenomena baru dalam sejarah bangsa Indonesia. Bibit dari gerakan yang mencita-citakan berdirinya negara khilafah ini telah ada, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Bukan hanya itu, gerakan ini sempat memproklamirkan berdirinya Negara Islam Indonesia pada tahun 1949 di bawah kepemimpinan Kartosuwiryo. Hingga hari ini, gerakan radikalisme terus menyebarkan pengaruhnya secara masif, bukan hanya pada masyarakat awam, tapi juga pada masyarakat terpelajar di berbagai instansi pendidikan. Fenomena ini tidak bisa anggap ...
Read more 2

Islam, Tradisi Nusantara, dan Indoktrinasi Radikalisme

Islam, Tradisi Nusantara, dan Indoktrinasi Radikalisme
Suara Kita
Semenjak lahirnya, risalah Islam memang diperuntukkan untuk seluruh umat manusia. Maka dalam perkembangannya, Islam mampu tersebar ke berbagai penjuru negri dan bisa diaplikasikan dalam konteks situasi dan kondisi masing-masing. Islam berkembang tanpa terhalang oleh faktor geografis maupun aturan kebudayaan dan sosial-masyarakat setempat. Islam pun mampu mengakomodir tradisi dan budaya lokal dimana Islam berkembang di dalamnya. Selama tradisi tersebut tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam, tidak terlarang menggunakan piranti budaya tersebut untuk ...
Read more 2
Translate »